Televisi – Kotak Idiot Atau Kotak Berbahaya?

Televisi adalah keajaiban terbesar yang diberikan ilmu kepada kita. Hanya karena perangkat ini kita dapat menonton program-program yang menarik seperti lagu, film, drama, serial, drama dan serial yang duduk di rumah di sofa kita. Tidak hanya digunakan untuk tujuan hiburan tetapi juga untuk pendidikan.

Saat ini ada banyak program di televisi di mana kita bisa mengetahui tentang berbagai hal atau aspek yang terkait dengan kita melalui film dokumenter. Mereka sangat informatif dan melalui dokumenter ini Anda dapat belajar tentang alam, satwa liar, sejarah peradaban kita dan banyak hal lainnya. Melalui televisi, kita dapat memperoleh pengetahuan langsung tentang apa pun dan itu membantu kita mempelajari berbagai hal karena kita dapat menonton yang tidak diketahui dengan mata kita sendiri.

Menonton televisi adalah rekreasi terbesar dari semua dan kita dapat menonton banyak tanpa bosan. Ini juga memberi kita kesempatan untuk menonton hal-hal "Eksklusif Langsung" yang terjadi di seluruh dunia. Ini termasuk aksi langsung dari dunia olahraga atau kejadian lain di saluran berita. Dunia menjadi sangat kecil dan terhubung erat dengan kami melalui bantuan perangkat ini. Ini adalah media pendidikan massal yang kuat dan juga membantu meningkatkan opini publik. Ibarat pena, itu adalah media yang lebih kuat.

Namun, setelah begitu banyak keajaiban yang dimungkinkan oleh perangkat ini, masih dikenal sebagai Idiot sebuah kotak oleh beberapa orang. Ada kelebihan dan kekurangan yang melekat padanya.

Menonton televisi sama seperti kecanduan dan itu memaksa orang untuk menontonnya dan itu juga disertai dengan keburukan lainnya termasuk mengabaikan tugas. Orang harus duduk diam di depan "kotak idiot", yaitu televisi sambil menontonnya. Menonton televisi yang berlebihan juga mematikan kemampuan belajar siswa, khususnya, jika orang tersebut masih sangat muda. Seseorang menjadi lebih rentan terhadap teknik pembelajaran audio visual dan itu mengurangi kemampuan orang untuk memperoleh pengetahuan hanya dengan membaca.

Anak muda umumnya sangat menyukai film aksi dan cerita hantu dan menonton hal-hal ini di televisi membuat mereka lebih mudah tertipu dan rentan. Mereka mulai mempercayai benda-benda tidak nyata itu lebih dari yang mereka percaya hal-hal yang terjadi di dunia nyata mereka. Film aksi dapat sangat mempengaruhi pikiran yang lembut dan mereka menjadi lebih rentan terhadap kekerasan dan ini mengarah pada kecenderungan mereka terhadap kekerasan yang dapat menyebabkan banyak masalah ketika mereka menjadi dewasa manusia. Juga akan sangat buruk jika orang-orang muda ini terkena materi dewasa ketika mereka masih muda.

Menonton televisi yang berlebihan juga buruk bagi mata dan bahkan dapat menyebabkan kebutaan di masa depan. Banyak siswa membutuhkan kacamata dari usia yang sangat muda, kadang-kadang juga merupakan hasil dari menonton televisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *